Next Post

Al Haris Ajak Petani Pertahankan Kualitas Kopi Kerinci

75screenshot_21

Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris mengajak para petani dan koperasi kopi agar terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci, sehingga pemasaran Kopi Kerinci semakin luas di pasaran internasional. Kita harus terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci ini untuk lebih memperluas pangsa pasarnya. “Mengingat saat ini kita telah mengekspor Kopi Kerinci ke berbagai negara antara lain, Norwegia, Mesir, Taiwan dan Amerika,” ajak Al Haris.

Hal tersebut disampaikan Al Haris usai melakukan Peninjauan Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko) Sumatera Coffe, bertempat di Desa Sungai Sikai Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Minggu (16/01/2022).

Kopi Kerinci jenis Arabica ini telah diolah dengan baik oleh para petani yang dibantu pendampingan dari koperasi dengan sarana prasarana pengolahan yang memadai sehingga menghasilkan kualitas kopi yang baik. Kualitas Kopi Kerinci tidak diragukan lagi, karena saat ini kita telah mengekspor kopi ke berbagai negara, kata Al Haris.
Kita harus terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci ini, sehingga bisa mempersembahkan kopi Jambi untuk dunia karena kopi di Jambi merupakan kopi kopi yang memiliki kualitas terbaik di dunia. Alhamdulillah Kopi Kerinci sudah terintegrasi dengan baik, mulai dari petani sampai kepada tahap eksportir, sehingga kualitasnya bisa tetap terjaga, sambung Al Haris.

Al Haris menuturkan, dengan terintegrasinya Kopi Kerinci saat ini, dapat mencegah hal hal yang tidak diinginkan dan tetap memakai nama Kopi Kerinci meskipun berada di luar Provinsi Jambi. Jadi meskipun ekspor dalam bentuk bahan mentah, namun dalam pengemasan tetap memakai nama Kopi Kerinci.

Saat ini kita baru berbicara kopi jenis Arabica, kedepan saya menginginkan kopi jenis Liberika yang berasal dari Jambi juga bisa memiliki pangsa pasar tersendiri, karena tentu tiap tiap jenis kopi pasti ada penikmatnya, tutur Al Haris.

Al Haris mengharapkan, pengembangan sentra produksi kopi di Kabupaten Kerinci ini terus berjalan, karena melalui sentra produksi kopi ini mampu menyerap banyak tenaga kerja dan membantu mengurangi angka pengangguran. Pengembangan sentra produksi kopi ini harus terus berjalan karena memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan perekonomian Provinsi Jambi. Kedepannya kita akan mencoba memadukannya dengan program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) milik Pemerintah Provinsi Jambi, harap Al Haris.

CEO Alko Sumatera Coffe, Suharyono melaporkan Alko Sumatera Coffe ini memiliki fokus pada sentra produksi coffe, kopi Robusta dan Arabica, Exco Wisata dan Alko Akademi. Alko Akademi adalah program beasiswa kepada anak petani yang kuliah di jurusan Pertanian dan memiliki komitmen kembali ke kampung halaman untuk bertani dan membangun kampung halaman.

“Kita juga telah memberikan Holis Asuransi agar petani bisa nyaman dalam bekerja dan memiliki jaminan pertanian. Pada bulan Februari 2022 ini, kami akan melakukan ekspor kopi robusta ke Amerika dan Mesir dengan jumlah lebih kurang 250 ton yang diambil dari beberapa daerah, ujar Suharyono.

“Kita siap berkomitmen dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk waktu 5-6 bulan ke depan dan meminta Bapak Gubernur Jambi bisa mempersiapkan infrastruktur bagi Kopi Robusta di Merangin dan siap membantu dalam memasarkannya, tutup Suharyono.

Usai melakukan peninjauan ke Koperasi Kopi Alko Sumatera, Al haris juga meninjau sentra perkebunan tebu di Desa Sungai Asam Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci yang memiliki luas areal lebih kurang 1.800 hektar.

Dalam sesi wawancara, Al Haris menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mendukung dan mendorong sentra perkebunan tebu karena pangsa pasarnya juga cukup menjanjikan. Artinya dengan area perkebunan tebu yang cukup luas ini, pangsa pasarnya bagus. Tadi kita telah berdiskusi dengan para petani dan mereka mengeluhkan kekurangan sarana dan prasarana, kata Al Haris.

Pemerintah Provinsi Jambi akan berusaha membantu menangani permasalahan tersebut, intinya adalah jika ini merupakan areal khusus sentra tebu, kedepannya harus konsisten dengan pengolahan tebu. Kedepannya harus fokus pada tanaman tebu saja, jangan berubah ubah dan diganti dengan tanaman lainnya, tutup Al Haris. (*).

Penulis : Afriadi

Editor : MI

InCollage_20220420_171055509

dinamisb

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

IMG_20220501_142636
InCollage_20220421_065243324
IMG-20220419-WA0002
InCollage_20220421_105659757
InCollage_20220418_211141798
InCollage_20220421_105541969
InCollage_20220418_153216221
InCollage_20220418_153400678
InCollage_20220418_152810704
InCollage_20220418_153029885
InCollage_20220418_162902227
InCollage_20220419_134241496
InCollage_20220418_161729738
InCollage_20220419_133756591
InCollage_20220419_134101226
InCollage_20220428_161130867
InCollage_20220428_233717611
InCollage_20220426_142307945
InCollage_20220418_093941361
InCollage_20220418_092840120
InCollage_20220418_104345811
InCollage_20220412_140630926
InCollage_20220420_115631440
InCollage_20220419_163411068
InCollage_20220423_194357917
InCollage_20220423_194812673
InCollage_20220423_194907289
InCollage_20220418_125646098
InCollage_20220418_105506404
InCollage_20220424_213037373
InCollage_20220424_212528307
InCollage_20220425_034453222
InCollage_20220424_213308896
InCollage_20220411_231559869
InCollage_20220411_232244652
InCollage_20220411_232653383
InCollage_20220413_044146278
InCollage_20220411_233051761
InCollage_20220420_064157252
InCollage_20220420_065022069
InCollage_20220420_120841409
InCollage_20220420_121857902
InCollage_20220420_121609847
InCollage_20220413_043702981

Recent News